Berita Dosen

Tim Peneliti Unitomo Surabaya, Rekomendasikan Kabupaten Bangkalan Bangun Wisata Religi Sebagai Destinasi Pariwisata

580
×

Tim Peneliti Unitomo Surabaya, Rekomendasikan Kabupaten Bangkalan Bangun Wisata Religi Sebagai Destinasi Pariwisata

Sebarkan artikel ini

FIKOM NEWS – Tim peneliti dari Fakultas Komunikasi Universitas Dr Soetomo (Fikom Unitomo) Surabaya merekomendasikan agar kabupaten Bangkalan membangun wisata religi sebagai destinasi pariwisata di kabupaten dengan sebutan kota dzikir dan Solawat ini. “Tim peneliti merekomendasikan kabupaten Bangkalan untuk membangun wisata religi-nya, karena sangat potensial untuk dikembangkan,” kata salah seorang peneliti Fikom Unitomo, Zulaikha disela-sela acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Event Budaya Sebagai daya tarik Wisata, di room meeting Hotel Yellow Surabaya, Rabu (18/11/2020).

Tim peneliti dari Fikom Unitomo Surabaya

Namun kata dia, untuk membangun wisata religi di kabupaten Bangkalan ini masih diperlukan perbaikan-perbaikan. “Tetapi masih perlu perbaikan disana sini, terutama perbaikan di hulu. Yakni perbaikan mindset baik ulama, masyarakat maupun pemerintah daerah-nya, serta dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak untuk membangun industri pariwisata di bangkalan,” jelas Zulaikha.

Dijelaskan Zulaikha, tidak mngkin industri pariwisata bisa terbangun tanpa dukungan semua pihak.”Karena tidak mungkin pariwisata bisa terbangun jika masing-masing pihak masih sibuk dengan ego sektoral-nya sendiri-sendiri,” terangnya.

Hasil penelitian tim Fikom Unitomo yang berjudul city branding kabupatan Bangkalan sebagai destinasi wisata yang didiskusikan dalam FGD itu merupakan rangkaian akhir kegiatan penelitian multi years yang dilakukan oleh Fikom Unitomo sejak tahun 2018.

FGD tersebut dihadiri oleh staf ahli platform kebudayaan Indonesia 2020. Dirjen kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, Adi Wicaksono, pejabat dari Disbudpar dan Bappeda kabupaten Bangkalan serta akademisi dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) (hib/shb).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »