Surabaya | Fikom News – Tren fashion Gen Z saat ini menonjolkan gaya yang santai, fleksibel, dan berani mengekspresikan diri. Outfit oversized, thrift style, streetwear, dan padu padan warna kontras menjadi pilihan utama karena memberi ruang kebebasan dalam berpenampilan.
Menurut saya, media sosial terutama TikTok dan Instagram, mempercepat penyebaran tren ini melalui konten mix and match harian.
Gen Z tidak lagi terpaku pada merek mahal, tetapi lebih fokus pada kenyamanan, kreativitas, dan keunikan gaya pribadi.
Pilihan thrift dan preloved juga mencerminkan kesadaran terhadap isu lingkungan. Gen Z mulai menolak fast fashion yang boros sumber daya dan memilih pakaian yang lebih ramah lingkungan. Tren ini menunjukkan perubahan pola pikir yang lebih kritis terhadap konsumsi.
Fashion menjadi sarana menyampaikan nilai dan sikap hidup, bukan sekadar mengikuti arus. Gaya berpakaian Gen Z menegaskan bahwa tampil menarik tidak harus mahal, yang terpenting adalah keberanian bereksperimen dan konsistensi pada karakter diri.












