SURABAYA | FIKOM NEWS – Industri mode tanah air kembali bergeliat menyambut pergantian tren tahunan. Desainer kenamaan asal Surabaya, Lia Afif, kembali mengukuhkan eksistensinya dengan meluncurkan koleksi terbaru bertajuk Revera Royal. Koleksi ini diproyeksikan menjadi kiblat tren busana muslim 2026 dengan menonjolkan kemegahan wastra Nusantara.
Dalam peluncuran kali ini, Lia Afif tetap konsisten menjadikan kain tradisional sebagai identitas utama. Namun, Revera Royal hadir dengan pendekatan yang lebih imajinatif, menerjemahkan kemewahan mimpi ke dalam realitas busana yang terstruktur rapi.
Filosofi Kemegahan dalam Imajinasi
Nama Revera Royal diambil dari konsep desain imajiner yang merepresentasikan kemegahan. Lia Afif menerangkan bahwa koleksi ini lahir dari kedalaman imajinasi yang kemudian dikonstruksikan melalui permainan warna yang berani namun tetap elegan.
“Jadi saya buat ini berdasarkan imajinasi saya. Kali ini menggunakan batik tulis prada yang dipadukan dengan warna navy blue, ungu wine, serta sentuhan cream,” ungkap Lia Afif saat menjelaskan proses kreatif di balik karyanya.
Perpaduan warna gelap yang misterius seperti navy dan wine dengan aksen cream memberikan kesan bangsawan yang kuat, sesuai dengan tema .
“Sebanyak 12 look dipersembahkan dalam koleksi ini, yang terdiri dari 10 busana wanita dan dua busana pria. Seluruh rancangan difokuskan untuk kebutuhan acara formal, menawarkan opsi bagi pencinta mode yang ingin tampil stand-out namun tetap santun,” tuturnya.
Keistimewaan koleksi ini terletak pada penggunaan batik tulis prada. Teknik prada yang memberikan efek kilau keemasan pada kain batik berhasil menciptakan nuansa mewah yang dramatis. Lia Afif dengan cerdas memadukan kain ini ke dalam berbagai potongan busana.
“Kita selain pakai siluet A, I, dan X, juga menggunakan potongan A-line dress, mermaid dress, serta long outer dengan bahan chiffon dalam satu look,” tambah Lia. Penggunaan bahan chiffon yang ringan memberikan keseimbangan pada batik yang berkarakter tegas, menciptakan harmoni tekstur yang dinamis.
Peluncuran Revera Royal bukan sekadar pameran karya, melainkan upaya strategis untuk memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu pusat mode di Indonesia. Dengan detail potongan yang unik seperti perpaduan atasan dan bawahan yang tampak menyatu—koleksi ini menawarkan kesegaran baru bagi pasar busana muslim.
“Ada 12 outfit untuk acara formal, dengan potongan seperti dress, long outer, serta perpaduan atasan dan bawahan,” imbuh sang desainer.
Melalui Revera Royal, Lia Afif berharap karyanya dapat menjadi referensi utama bagi tren busana muslim di tahun 2026, baik untuk kebutuhan pesta, acara formal, maupun gaya kasual yang elegan. Koleksi ini membuktikan bahwa wastra Nusantara, jika diolah dengan visi yang tepat, mampu tampil modern dan relevan denganselera pasar masa depan.












