Berita Mahasiswa

Melestarikan Budaya, Fikom Unitomo Gelar Beraga Budaya Jawa Timuran

277
×

Melestarikan Budaya, Fikom Unitomo Gelar Beraga Budaya Jawa Timuran

Sebarkan artikel ini

 

Fikom News – Sebagai bentuk dukungan terhadap prigram pemerintah terkait edukasi pada anak usia dini dan orang tua melalui literasi kebudayaan, Mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Dr. Soetomo Surabaya (UNITOMO)  mempersembahkan acara BERAGA BUDAYA JAWA TIMURAN.  Berlangsung  di Grand City Mall, Jalan Walikota Mustajab No. 1, Surabaya. Sabtu, 14 Januari 2023, mulai pukul 13.00 hingga 19.00 Wib.

Gelaran ini merupakan implementasi dari mata kuliah MICE yang sedang ditempuh oleh Mahasiswa FIKOM UNITOMO. Rangkaian kegiatan dalam acara Beraga Budaya Jawa Timuran dibuka dengan Tari Remo persembahan dari Cak dan Ning Surabaya kemudian dilanjut lomba mewarnai yang diikuti oleh anak TK se-Jawa Timur. Suasana acara Beraga Budaya Jawa Timuran semakin meriah dengan tampilan fashion show persembahan dari adik-adik penyandang disabilitas serta adanya pertunjukan tari, musik keroncong, pertunjukan jatilan hingga pertunjukan jula-juli.

Selain itu juga  ada talk show bertemakan literasi budaya untuk para undangan yang hadir. Selain orang tua pendamping, acara ini turut dihadiri oleh sivitas akademika dari Universitas Dr. Soetomo Surabaya.

“Kami ingin mengenalkan budaya Jawa Timur sedini mungkin kepada adik-adik supaya mereka mencintai budaya yang ada di Jawa Timur dan harapan kami mereka akan dapat melestarikannya. Kami juga mempersembahkan fashion show yang dibawakan oleh adik-adik penyandang diasbilitas untuk menunjukkan bahwa kekurangan yang dimiliki tidak menghalangi kita untuk mencintai kebudayaan itu sendiri,” ujar Venna selaku Ketua Pelaksana acara Beraga Budaya Jawa Timuran.

Beraga Budaya Jawa Timuran dapat terselenggara lancar berkat kerjasama antara FIKOM UNITOMO dengan Paguyuban Cak Ning Surabaya, Sanggar Gimbal, TW Management, Putri Anak Indonesia, dan Duta Budaya Jawa Timur.

“Diharapkan melalui terselenggaranya acara Beraga Budaya Jawa Timuran dapat menjadi wadah bagi pegiat seni untuk tetap melestarikan, mengenalkan, dan mengembangkan kebudayaan Jawa Timur kepada anak usia dini beserta orang tuanya,” tutup Venna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »