Berita UtamaPendidikan

Erella Liesna Furi, Prestasi Bukan Hasil Kerja Semalam, Karakter Lebih Utama dari Sekadar IPK

×

Erella Liesna Furi, Prestasi Bukan Hasil Kerja Semalam, Karakter Lebih Utama dari Sekadar IPK

Sebarkan artikel ini
lulusan terbaik program Magister Ilmu Komunikasi (S2), Erella Liesna Furi.

SURABAYA | FIKOM NEWS – Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai pencetak sumber daya manusia unggul dalam prosesi Yudisium Tahun Akademik 2025/2026. Di balik khidmatnya acara pelepasan ratusan calon wisudawan tersebut, terselip kisah inspiratif dari salah satu lulusan terbaik program Magister Ilmu Komunikasi (S2), Erella Liesna Furi.

Erella, yang dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Non-Akademik sekaligus peraih penghargaan Best Presentation pada ajang Summer Course Malaysia 2025, menjadi sorotan atas dedikasi dan pesan mendalamnya bagi para junior di Fikom Unitomo.

Dalam sela-sela prosesi yudisium, Erella merefleksikan perjalanannya menempuh studi magister yang penuh tantangan. Menurutnya, predikat mahasiswa berprestasi yang ia sandang merupakan buah dari konsistensi dan kemauan untuk bangkit dari kegagalan.

“Jika saya menengok ke belakang, predikat ini bukanlah hasil dari kerja semalam. Ini adalah akumulasi dari malam-malam penuh tugas, diskusi yang tak kunjung usai, hingga kegagalan yang sempat membuat ragu,” ungkap Erella dengan penuh syukur.

Ia juga memuji ekosistem akademik di Fikom Unitomo yang ia nilai sangat suportif. Baginya, peran dosen di Unitomo telah melampaui batas pengajar konvensional, melainkan bertindak sebagai pembimbing yang mampu membuka cakrawala berpikir mahasiswa.

Pesan untuk Mahasiswa S1: Karakter di Atas Angka

Prosesi yudisium kali ini menjadi bukti nyata komitmen Fikom Unitomo dalam mendukung mahasiswanya berprestasi hingga level internasional.

Sebagai senior yang telah menorehkan prestasi di kancah internasional melalui program Summer Course di Unisel-Malaysia, Erella memberikan pesan yang sangat kuat bagi adik-adik tingkatnya yang masih menempuh studi di jenjang Strata-1 (S1). Ia menekankan bahwa keberhasilan di dunia nyata tidak hanya diukur dari selembar ijazah.

“Buat adik-adik S1, ingat ya, IPK dan piagam itu hanya akan menjadi angka dan kertas biasa jika tidak dibarengi dengan karakter dan kebermanfaatan bagi dunia luar,” tegasnya.

Erella menambahkan bahwa esensi dari pendidikan adalah perjuangan untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri setiap harinya, bukan sekadar kompetisi untuk menjadi lebih baik dari orang lain.

Keberhasilan mahasiswa magister seperti Erella diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh civitas akademika untuk terus mengabdi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setelah lulus nanti.

Dengan dilepasnya ratusan calon wisudawan ini, Fikom Unitomo optimis bahwa lulusan tahun akademik 2025/2026 mampu membawa perubahan positif di industri komunikasi maupun di tengah masyarakat luas.

Translate »