SURABAYA | FIKOM NEWS– Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo (Fikom Unitomo) sukses menggelar perhelatan kreatif bertajuk “Syncroma Fest: Coffee and Music Fest” di Lantai G, Marvel City Mall, Surabaya, pada Jumat (9/1/2026).
Acara ini tidak sekadar menjadi panggung hiburan musik dan kompetisi Manual Brew, namun bertransformasi menjadi forum edukasi krusial mengenai masa depan industri kopi nasional.
Sorotan utama acara tertuju pada diskusi interaktif yang menghadirkan Direktur PT Sulotco Jaya Abadi, Samuel Karundeng.
Dalam pemaparannya, Samuel menyampaikan kritik konstruktif mengenai ketimpangan minat generasi muda yang kini terlalu menumpuk di sektor hilir (kafe dan penyajian), sementara sektor hulu (pertanian dan perkebunan) justru mengalami krisis regenerasi yang mengkhawatirkan.
“Obsesi generasi muda harus mulai digeser ke arah hulu. Saat ini sektor hulu kita sangat lemah. Jika kita melihat industri secara utuh, sekadar meramaikan sektor hilir saja tidak cukup untuk menjaga keberlangsungan kopi Indonesia,” tegas Samuel
Samuel menekankan urgensi keterlibatan kaum intelektual muda. Menurutnya, kehadiran sumber daya manusia yang berpendidikan di sektor hulu adalah kunci untuk memutus mata rantai penipuan yang kerap merugikan petani tradisional.

“Petani kita sering menjadi korban manipulasi karena keterbatasan informasi. Jika kalian, anak-anak muda berpendidikan turun ke hulu, praktik penipuan tersebut dapat diminimalisir.
Saya membutuhkan kader-kader penerus seperti kalian untuk menggantikan kami dan memperkuat fondasi kopi Indonesia,” tambah praktisi yang telah berkeliling ke 30 provinsi tersebut.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Syncroma Fest 2026, anjas bagus, menyatakan bahwa acara ini dirancang untuk mengubah persepsi mahasiswa tentang industri kopi.
“Kami selaku penyelenggara ingin membawa pesan bahwa kopi bukan sekadar gaya hidup atau komoditas lifestyle semata. Melalui kolaborasi antara musik, kompetisi seduh, dan diskusi pakar ini, kami berharap rekan-rekan mahasiswa tergerak untuk melihat potensi besar di sektor hulu, bukan hanya sebagai konsumen, tetapi sebagai agen perubahan bagi pecinta kopi Indonesia,” ujar Samuel
Selain diskusi yang menggugah wawasan, Syncroma Fest 2026 juga dimeriahkan oleh kompetisi Manual Brew yang diikuti oleh pegiat kopi muda Surabaya serta penampilan musisi lokal, menciptakan sinergi apik antara edukasi, hobi, dan industri kreatif di awal tahun ini.












